Sunday, May 31, 2009

Belitung – Bangka 17 – 21 Mei 2009

Peserta:
Fira, Yuni, Budi, Jimmy, Philip, Harry, Rocky(jakarta)
Momon, Ellen, Shieny, Amel, Lanny, Clara, Yuli, Selvi, David, Jimmy(bandung)


Minggu, 17 Mei 2009


7.30 anak2 bandung dah ngumpul dan makan di A&W Soekarno-Hatta sambil menunggu kedatangan rombongan Jakarta. Mrk jam 4 pagi dah jalan dr bandung pake bus Primajasa


08.00 satu persatu anak2 Jakarta berdatangan, diawali dengan Philip yg masih malu2 berhubung dia ga kenal ma anak2 Bandung kecuali Ellen

11.10 Check in, trus nunggu di boarding room. Pesawat Batavia Air delay, harusnya brangkat jam 10.10. Utk ngisi waktu, kita foto2, kenal2an, hehe. Baru kenal aja uda sama2 narsis. Setelah nunggu 1 jam, ahirnya kita terbang ke Belitung.




12.00 Sampe di bandara Tanjung Pandan Belitung ujan, trs kluar dari pesawat dibagiin payung hitam, saking besar anginnya, payung Budi mpe terbalik ke atas, wkwkwkw. Seblom keluar, kita sempet poto2 dl di depan tulisan bandara.





12.30 Perjalanan kluar dari bandara, dijemput Pau2 (pertama kali ketemu pau2, kami kira dia lebih tua, jd kita panggil dia "koko" termasuk budi)14.00 Sampe ke restoran Mabai di tepi pantai Mabai, punya saudara pao2. Resto mabai enak tp masaknya itu lo, lamaaaaa, 1 jam, ya anak2 pada narsis dulu foto2 di dpn pantai. Menunya sop kepala ikan, ikan ilak bakar, ayam bakar, lenjer, kangkung, es klapa muda, jeruk kunci *F: es jeruk kunci, cuma ada di babel, jeruknya asem2 gitu





15.00 Pantei Tanjung Tinggi, tempat pembuatan laskar pelangi, keren batu2 besarnya, kita dipandu Pau2 utk nelusurin pantei yg berbatu.



17.00 Pantei Tanjung Pendam di Tanjung Pandan, mu liat sunset, tp karena berawan, jadi ga kluar matahari nya *M: Oya.. di sini katanya ada lumpur hisap jg, harus ati2.

17.40 Makan mie belitung di jalan sriwijaya 45, minumannya tentu jeruk kunci (18 gelas, 1 ga pake gula, 1 gulanya dikit), hehehe. Jeruk kunci ini ternyata minumah khas belitung dan bangka. Enak lohhh, slurp.. asemnya beda. Oya mie belitung ini isinya mie, kuah, bakwan, tauge, udang, tahu, kentang, emping, ya kira2 begitulah
.


18.15 Anak2 pada nyebrang ke swalayan yg persis ada di depan kios mie, beli 2 dus aqua buat bareng2 taro di mobil, tinggal ambil


18.45 Makan lagi ke warung Pa Markus, beli otak2, ayam bakar, iga .. dll. Warungnya sederhana banged, warna biru muda – putih *F: otak2 belitung lain lo, malah mirip baso ikan tp panjang, trus kenyel2 gitu

20.00 Tiba di hotel Grand Pondok Impian, gak jauh dari kota. Kita pesen 6 kamar. Nama kamar2nya pake nama2 ikan *F: bagus jg kamarnya, cuma kmr gua doang ada bath tubnya, yg lain kaga hehe


Senin, 18 Mei 2009

05.30 Bangun, liat pantei blakang hotel, ah ternyata ga kliatan sunrise, air lautnya tenang, ada bbrp perahu yg tak terpakai..., trs pasirnya kotor

08.00 Pertama kalinya buketu bentak anak2 yg narsict foto2 di pantai plus Rocky-Bule masih bertapa di kamar *F: pedulli amat, gua dah blg jam 8 jln, nungguin mrk ampe jam 8.3009.00 Tiba di pantei Tanjung Kelayang, tempat boat2 parkir. Kita sewa 2 boat, 1 utk grup cowo, 1 utk grup cewe ditemenin Pau2. Kita pada siapin2 plastik, barang2 berharga diamankan. Trs Pau2 kasih obat anti mabok, dramamine *C: pertama kalinya diperkenalkan ma dramamine.





Paling enak hari ke dua ini deh, keliling pulau, bagus2. Pada berenang, snorkling, ada yg nemu bintang laut merah gede, trus ada 1 pulau bnykkkk banget bintang laut kecil2
 

Kita keliling pulau burung, aji, batu belayar, kelayang, sayang ga ke pulau lengkuas, pdhl itu ada mercusuarnya, si tukang perahu blg ombak lg tinggi, ga berani kesono.

*F: untung ada pao2, dia yg beliin nasi bungkus sblm brgkt untuk lunch

17.00 Bukit Berahu. Semacam cottage, ada cafenya, ada panteinya jg. Kita2 makan dan ngopi di sana, trs turun tangga ke pantei, ya biasa2 aja sih panteinya, hehehe.


18.00 Beli oleh2 kerupuk belitung, di temennya Pau2.

19.30 Rumah makan Mutiara, chinese food. Kita2 mulai tuker2an nomer kontak, hehehe, nanya2 email jg.


Selasa, 19 Mei 2009


08.00
Siap2 brangkat dari hotel. Pau2 dateng pake motor gede, jadi kita2 pada berpose dl di motor dia, sambil foto2, ahahaha. Narsis mode ON.
08.20 Museum Timah (1892 kalo gak salah). Naik2 persotan, ahhahah. Trs liat buaya yg main di film laskar pelangi, sempet liat dia pas dikasi makan ayam. Sadisme.

09.15
Tiba di kedai yamien belitung Nyong Choi. .10.15 Ke tempat cinderamata batu meteor satam. Ih tempatnya ternyata kecil banged, trs bau lagi di pekarangannya. Harga batunya mahal, mulai dari 250rb sampei jutaan.


11.45
Bendungan Pice, duh HOT banged. Yg cewe2 pada cari wc, tp dikunci. Krn di bendungan ini ga menarik, jadi kita cepet2 pegi deh.


12.00
Sd Muhamadiyah. Sekolah Laskar Pelangi. Bener2 spt di film loh, sekolahnya uda bobrok, jelek banget. Trs pas anak2 SD nya bubaran (skola barunya dibangun di blakangnya), kita2 foto ma mereka. 

13.00 Lunch di kota Manggar, resto Maju.

15.15
Tiba di Bukit A1, di sini jg cuman bisa foto2, kurang menarik tempatnya.

16.00
Vihara Budhayana (dewi Kwan Im). Bbrp dari kita ikut sembayang pake hio dan diramal. Bangunan viharanya warna merah tua menyala.

17.00
Maen2 di pantei Burung Mandi. Anak2 kliatan semanget tuh, kayae karna seharian belom ke pantei, ahahaha.



19.45
Makan malem di Kios Happy, sayurnya milih2 sendiri, trs bayar sendiri. Temen2 banyak yg beli minuman melon jeli. Makanannya termasuk murah, jus nya enak jg, harga 6000-9000. Trs pada beli roti jg utk bekel besok di ferry.

20.45
Sampei di hotel, packing2. Foto camen2an di kamar, ahahahaha. Bareng si Pau2 nihhh

Rabu, 20 Mei 2009

04.15
Anak2 pada bangung subuh, siap2 meninggalkan hotel.


05.00
Sarapan di hotel spt biasa, nasi goreng, miegoreng, roti panggang, kopi, teh
05.40
Ngopi sambil baca koran, di kedai kopi, mejanya bentuk segi 8, kios nya sederhana banged, engko & enci nya baek sih. Daerahnya kumuh

06.30 Sampei di pelabuhan, urus tiket, foto2. Ferrynya delay ½ jam, jadi baru berangkat jam 7.30.
Di ferry, 1 ruangan Vip ada 20 korsi, 17 punya kita. Horeee.. spt ferry pribadi aja, ahahah, ribut banged ngobrol2nya, tp ahirnya semua pada tidur. Stelah bangun, ngemil, main kartu, tuker2an tempat duduk jg.
*F: yang lain pd tidur, gua ga bs tidur, krn gua minum tuh obat mabok, hik hik, ya gua foto2 deh tuh anak2 yg pada tidur hehe, sike ada anak bandung yg delete foto tidur dia, belum pernah gua omelin ya, berani delete foto kamera gue, hehe


12.30 Horeeee ahirnya sampai di Bangka, kota Pangkal Pinang. Dijemput dijmpt pake reka travel, mobilnya 2 avanza, 1 apv.



12.50 Makan siang chinese food lagi, di pangkal pinang. Kali ini menunya ada kepiting, tapi karena sisa 1 porsi, jadi ga semua anak dapet15.00 Sampei di hotel, tapi cuma untuk check in, simpen tas, pipis lalu pegi lagi.

16.00
Sampei di goa Maria, di kota Belinyu, yg agama katolik berdoa ke bunda maria, stelah itu cuci tangan pakai air suci dari keran.

17.00
Pantei Penyusuk, pas banged kita nyampe sini pas mau sunsetPas uda pada beres dan masuk mobil, eh ternyata langit berubah jadi warna pink ke oranye2an, jadi mobilnya sempet bernti bentar, bbrp orang kluar utk foto langit, hehe.

18.30 Benteng Kuto Panji. So creepy. Hanya ber 7 yang masuk ke benteng, gelap bangedddd, untung ada yang bawa senter 2 orang. Di dalem coba foto2, eh ternyata hasilnya ada “makhluk” yg ikut nimbrung difoto. Memang sih di kawasan benteng itu ada makam, dan ada juga penunggunya

cerita dibalik Kuto Panji:

Fu adalah orang kaya, memiliki emas dan permata melimpah. Ia membawa kabur segala harta kekayaannya dari negerinya, Tibet. Ia menjadi kepala desa di negeri Tibet abad ke 17.
Dari sana Fu melarikan diri dari Raja Tiongkok bernama Khian Lung yang marah dan memerintahkan menangkap hidup-hidup karena harta kekayaan Fu diperoleh dari hasil memeras rakyat. Dalam pelarian Fu ditemani putrinya Cok Tien, sambil membawa harta bendanya.
Kapal layarnya tiba dan merapat di sungai Kutopanji , kecamatan Belinyu, Bangka Utara. Fu menetap dan bersembunyi di sini. Ia kemudian membuka kebun-kebun yang luas dan mempekerjakan orang China dan menguasai tanah-tanah yang luas.
Di tempat inilah Fu mendirikan benteng, kemudian disebut Benteng Kutopanji, karena khawatir bajak laut, kemudian emas (972 kg) dan permata yang ia bawa dari Tibet serta sejumlah intan berlian dan permata disembunyikan. Kabarnya, Fu menanamnya di sekitar bentengnya.
Putrinya, Cok Tien tewas dibunuh bajak laut. Mayatnya dimasukkan ke sebuah sumur di sekitarnya, namun hingga Fu meninggal, ia tidak tahu persis dimana putrinya dibuang. Itulah sebabnya di lokasi diperkirakan tempat pembuangan mayat Cok Tien didirikan sebuah kelenteng dan makam Cok Tien diabadikan di dekatnya.
Benteng Kutopanji, kelenteng dan makam Fu kini ramai didatangi peziarah setiap tanggal 1 dan 15 menurut penanggalan China. Tentang keberadaan harta karun Fu, pernah ada dua tim peneliti yang berbeda yang melakukan penggalian di sekitar benteng tersebut namun hanya menemukan pecahan keramik saja

19.30
Makan otak2 lagi, pesen 100 biji (kulit warna abu2 dan daging warna putih).


21.00
Makan malem nasi goreng (ayam, ikan asin, seafood) dan kwetiaw goreng di kota Sungai Liat, nama restorannya New Raja Laut.
22.00 Sampei di Hotel Parai, kami pakai kamar deluxe front beach no 101 – 105 & 1 tambahan kamar. Malemnya ngemil martabak bangka


Kamis, 21 Mei 2009

05.00
Bangun... karena mau liat sunrise, tapi ternyata mendung, jadi matahari nya ga kluar, jadi kita foto2 aja sih. Private beach di Hotel Parai ini keren banged, ada samping kiri yang penuh bebatuan besar, ada pantei depan kamar, pasir putih, air bergelombang tp tenang, trs ada jembatan menuju ke restorannya (The Rock Grill & Bar). Di blakangnya ada bebatuan serta pantei lagi ke laut lepas



07.30
Sarapan. Nambah bbrp porsi sarapan, harganya 55.000/porsi. Menu nya bubur ayam, roti panggang, cereal, telor orak arik, puding, jus, buah, sosis, kentang, daging sapi, dll. Enak2 lah

08.30
Bernang di pantei, cuman ber 5 (mon, ellen, shieni, clara, harry). Jimm & Fira motret2 aja

09.00
Berang di kolam renang, main perosotan, kaki clara berdarah kena lantei yg gak rata

10.30
Check out

11.30
Beli oleh2 di toko kartini dan LCK, hujan besarrr...

13.00
Makan siang mie bangka di Afong, tapi mie nya habis, jadi pesen bihun dan kwetiaw *F kwetiaonya lucu deh, gendut2 gitu, enak jg


14.15 Bandara Depati Amir. Selamat tinggal Bangka, hiks. Nyampe jakarta, bagiin dulu ransum babi panggang oleh pak jimmy hehe, anak2 bandung plg naik bus ke bandung, Fira dijemput ddnya, anak2 jkt plg naik tax
i





Holiday finish..see u on the next FTT trip
Author : Monita Wiguna & Fira Huang
Editor : Clara Sim

1 comment: